Memo vs Nota Dinas: Panduan Lengkap Komunikasi Internal Agar Terlihat Profesional
Dalam dunia manajemen perkantoran yang serba cepat, komunikasi lisan sering kali menjadi sumber masalah utama. Pernahkah kamu mengalami situasi di mana atasan memberikan instruksi segera seperti tolong disiapkan ruang rapat untuk jam 1 siang?. Namun, karena instruksi tersebut hanya disampaikan secara lisan, risiko lupa atau salah tafsir sangat besar. Akibatnya, saat mendekati waktu, tugas belum selesai dan memicu konflik di tempat kerja. Untuk menghindari "drama" akibat lupa atau miskomunikasi tersebut, setiap profesional wajib menguasai alat komunikasi tertulis internal. Dua alat paling vital dalam konteks ini adalah Memorandum (Memo) dan Nota Dinas. Meski terdengar mirip, keduanya memiliki fungsi, struktur, dan tika penggunaan yang berbeda. Artikel ini akan membedah tuntas definisi, perbedaan, serta anatomi kedua surat dinas tersebut agar kamu bisa bekerja lebih efektif dan efisien. Mengenal Memorandum (Memo) Secara etimologi, kata "Memorandum" berasal dari bahasa...